Cuwitan Digital dan Coca-Cola Indonesia Hadirkan Festival Sepak Bola Rakyat untuk Talenta Muda Makassar
Makassar, 23 Mei 2026 – Cuwitan Digital bersama Coca-Cola Indonesia kembali melanjutkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem sepak bola nasional melalui Festival Sepak Bola Rakyat. Setelah diselenggarakan di sejumlah kota, rangkaian festival kini hadir di Makassar untuk menjangkau serta membuka ruang pengembangan bagi talenta-talenta muda di wilayah Sulawesi.
Festival Sepak Bola Rakyat menjadi bagian dari upaya kolaboratif dalam menghadirkan akses pembinaan sepak bola yang lebih inklusif, khususnya bagi peserta usia muda di Palu, Makassar, dan Manado.
Ratu Tisha Destria, Wakil Ketua Umum PSSI, menegaskan bahwa pengembangan atlet sejak usia dini merupakan salah satu kunci kemajuan sepak bola nasional. Menurutnya, proses tersebut membutuhkan keterlibatan dan sinergi dari berbagai pemangku kepentingan.
“Pendampingan talenta muda memerlukan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan federasi, pemerintah, swasta, hingga komunitas akar rumput. Inisiatif ini tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, sportivitas, dan kerja sama tim,” ujar Ratu Tisha.
Ia turut mengapresiasi Coca-Cola Indonesia yang mengambil peran penting dalam menghadirkan program edukatif bagi peserta berusia 15 hingga 18 tahun, serta Cuwitan Digital yang mengemas kegiatan sepak bola melalui pendekatan konten yang relevan dengan budaya populer dan generasi muda saat ini.
Rizky Aidi, Direktur Cuwitan Digital, menjelaskan bahwa festival ini merupakan wujud nyata dari visi perusahaan untuk mendukung pembangunan ekosistem sepak bola yang inklusif dan berkelanjutan.
“Ini bukan sekadar turnamen, tetapi sebuah panggung bagi anak-anak daerah untuk bermimpi lebih tinggi. Melalui Cuwitan Digital, kami ingin memastikan bahwa bakat-bakat muda tidak hanya mendapatkan ruang untuk berkembang di lapangan, tetapi juga memperoleh eksposur melalui ranah digital,” ujar Rizky.
Sebelumnya, Festival Sepak Bola Rakyat telah melibatkan 675 peserta dari 32 Sekolah Sepak Bola atau SSB di Labuan Bajo, Jakarta, dan Palu. Melanjutkan antusiasme tersebut, penyelenggaraan di Makassar melibatkan 670 talenta muda yang berasal dari 32 SSB dan SMA.
Dari Lapangan Sepak Bola hingga Konten Digital
Festival Sepak Bola Rakyat Makassar berlangsung pada 21–23 Mei 2026 di Lapangan Bola Telkom Makassar. Kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman sepak bola yang menyeluruh melalui perpaduan program pengembangan teknis, kompetisi, hiburan, serta aktivitas komunitas.
Di lapangan, para peserta dari berbagai SSB dan SMA mengikuti sesi coaching clinic serta pertandingan kompetitif. Program tersebut memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk meningkatkan kemampuan, mendapatkan pengalaman bertanding, dan menunjukkan potensi mereka di hadapan para pelatih.
Kemeriahan festival turut dilengkapi dengan pertandingan eksibisi dan area bazar makanan serta minuman yang melibatkan pelaku UMKM lokal. Kehadiran bazar menjadi bagian dari upaya festival dalam memberikan dampak yang lebih luas, termasuk mendukung pemberdayaan dan pertumbuhan ekonomi komunitas setempat.
Selain aktivitas di lapangan, festival ini menghadirkan dimensi digital melalui Podcast Nobar atau Ngobrol Bola Ramean bersama Coca-Cola. Sesi diskusi santai tersebut menghadirkan figur-figur sepak bola untuk membahas berbagai cerita, pengalaman, dan perkembangan sepak bola Indonesia.
Seluruh keseruan festival, diskusi, serta momen di balik layar dapat disaksikan melalui kanal Cuwitan62. Masyarakat juga dapat berpartisipasi dengan mengirimkan pertanyaan melalui media sosial resmi @cocacola_id.
Triyono Prijosoesilo, Senior Director of Public Affairs, Communications, and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia, mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen Coca-Cola Indonesia dalam membawa semangat FIFA World Cup 2026™ lebih dekat kepada masyarakat.
“Kami bangga dapat meneruskan kolaborasi strategis ini sebagai wujud komitmen nyata PT Coca-Cola Indonesia dalam membawa euforia FIFA World Cup 2026™ lebih dekat ke tengah masyarakat. Sepak bola bukan sekadar olahraga, melainkan instrumen universal yang memiliki kekuatan untuk mempersatukan dan menginspirasi semangat kebersamaan di berbagai lapisan komunitas,” ujar Triyono.
Fabio Oliveira, pelatih sepak bola Indonesia, turut menilai bahwa penyelenggaraan Festival Sepak Bola Rakyat di Makassar memberikan kesempatan penting bagi pemain muda daerah untuk menunjukkan kemampuan mereka.
“Kehadiran ajang berskala nasional seperti Festival Sepak Bola Rakyat di Makassar memberikan harapan bagi anak-anak muda di sini. Ini adalah panggung nyata bagi mereka untuk memiliki mimpi dan membuktikan bahwa talenta dari daerah memiliki peluang yang sama untuk bersinar di kancah nasional,” ujar Fabio.
Menjangkau Talenta Muda di Berbagai Daerah
Rangkaian Festival Sepak Bola Rakyat diawali di Labuan Bajo pada 12 Desember 2025. Program kemudian berlanjut ke Palu pada 24–26 April 2026 dan Makassar pada 21–23 Mei 2026, sebelum mencapai rangkaian berikutnya di Manado pada 25–27 Juni 2026.
Pemilihan kota-kota tersebut mencerminkan komitmen Cuwitan Digital dan Coca-Cola Indonesia dalam memperluas akses pengembangan sepak bola usia muda serta menjangkau talenta-talenta potensial dari berbagai daerah.
Festival Sepak Bola Rakyat diharapkan dapat terus menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan potensi, meningkatkan kemampuan, dan menumbuhkan semangat melalui sepak bola. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, program ini diharapkan mampu melahirkan pemain-pemain berkualitas yang dapat menjadi bagian dari masa depan sepak bola Indonesia.
Ikuti seluruh perkembangan dan momen inspiratif Festival Sepak Bola Rakyat melalui kanal digital Cuwitan62.